5 Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus

Penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus bisa menandakan infeksi atau gangguan organ. Kenali gejala lemas serta muntah dalam ulasan lengkap ini.
Kucing sedang tidur terus seharian. Cari tahu penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus.

FaunaFella | 5 Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus – Penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus seringkali menandakan adanya gangguan kesehatan serius pada kucing rumahan. Anda harus segera memperhatikan perubahan perilaku ini agar kondisi fisiknya tidak menurun drastis. Segera lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kucing kesayangan yang telah Anda adopsi tersebut.

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus Muntah

Berdasarkan informasi dari Alodokter, kombinasi gejala mual dan hilangnya nafsu makan biasanya berhubungan dengan masalah pencernaan. Terlebih lagi, penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus dan muntah seringkali berawal dari peradangan lambung. 

Artinya, tubuh kucing sedang berusaha membuang racun atau benda asing yang mengiritasi sistem pencernaan. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Keracunan Zat Berbahaya

Kucing yang tidak sengaja menelan cairan pembersih atau tanaman beracun akan mengalami mual hebat secara mendadak. Hal ini memicu kontraksi lambung sehingga kucing terus membuang cairan busa dari mulutnya. Akibatnya, anabul akan kehilangan banyak cairan dan terlihat sangat tidak berdaya di tempat tidurnya.

2. Infeksi Virus Panleukopenia

Virus ini menyerang sel-sel yang membelah cepat di saluran pencernaan serta sumsum tulang kucing. Kucing akan terlihat sangat menderita karena rasa sakit perut yang hebat disertai muntah yang berulang. Maka dari itu, penanganan medis darurat sangat Anda butuhkan untuk mencegah risiko kematian pada anabul.

3. Penyumbatan Benda Asing

Benda asing seperti benang atau plastik yang tertelan bisa menyumbat saluran usus anabul secara total. Kucing akan terus berusaha muntah karena makanan tidak bisa melewati saluran pencernaan dengan lancar. Dengan kata lain, rasa sakit akibat sumbatan tersebut membuat kucing menolak segala jenis asupan makanan.

4. Gagal Ginjal Akut

Kerusakan ginjal yang mendadak menyebabkan racun urea menumpuk di dalam aliran darah kucing Anda. Kondisi toksik ini memicu rasa mual kronis yang membuat kucing merasa sangat enggan untuk menyentuh makanan kucing favoritnya. Terlebih lagi, kucing akan terlihat sangat lemas karena racun tersebut mulai menyerang sistem saraf pusat.

5. Infeksi Parasit Cacing

Cacing yang berkembang biak terlalu banyak di dalam usus bisa menyumbat saluran nutrisi kucing kesayangan. Parasit ini akan merangsang saraf muntah sehingga kucing sering mengeluarkan cairan bening yang berbusa. Artinya, kesehatan pencernaan kucing terganggu akibat populasi cacing yang tidak Anda kendalikan dengan obat rutin.

Kucing yang tidur dan lemas. Penyebab kucing tidak mau makan dan muntah bisa karena virus atau lainnya.

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus Lemas

Menurut artikel dari Halodoc rasa lemas menunjukkan bahwa cadangan energi kucing sudah habis akibat kekurangan nutrisi. Terutama, penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus dan lemas berkaitan erat dengan penurunan fungsi organ. Untuk itu, cek penyebabnya secara lengkap berikut ini:

1. Penyakit Anemia Kronis

Kurangnya sel darah merah membuat aliran oksigen ke seluruh tubuh kucing menjadi sangat terhambat setiap saat. Kucing akan terlihat sangat pucat dan hanya ingin berdiam diri di satu tempat sepanjang hari. Hal ini berarti tubuhnya tidak memiliki tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik yang normal.

2. Gangguan Kerja Jantung

Lemahnya detak jantung membuat kucing mudah merasa lelah meskipun mereka hanya melakukan aktivitas yang sangat ringan. Kondisi ini membuat kucing membutuhkan waktu istirahat yang jauh lebih lama untuk memulihkan stamina mereka kembali. Oleh karena itu, kucing lebih memilih tidur terus daripada bermain bersama Anda di ruangan.

3. Stres atau Depresi

Perubahan lingkungan yang drastis dapat memicu tekanan mental yang luar biasa pada kucing yang baru diadopsi. Kucing yang mengalami depresi cenderung menarik diri dari lingkungan sosial dan hanya menghabiskan waktu dengan tidur. Akibatnya, nafsu makan mereka menurun karena pikiran yang sedang merasa tidak aman atau tidak nyaman.

4. Masalah Diabetes Melitus

Ketidakmampuan tubuh mengolah gula menyebabkan kucing kehilangan sumber energi utama untuk beraktivitas sehari-hari secara maksimal. Kucing akan terlihat sangat lunglai meskipun mereka terlihat sering meminum air dalam jumlah yang cukup banyak. Maka dari itu, pemeriksaan kadar gula darah menjadi sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan selanjutnya.

5. Peradangan Sendi (Artritis)

Kucing senior sering merasakan nyeri yang hebat pada bagian persendian setiap kali mereka mencoba untuk bangun. Rasa sakit ini membuat mereka lebih memilih untuk tidur terus demi menghindari rasa tidak nyaman tersebut. Akhirnya, mereka pun menjadi malas beranjak untuk sekadar mendatangi mangkuk makanan yang telah Anda siapkan.

Kucing tertidur di atas kasur. Penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus hingga lemas bisa karena depresi.

Kesalahan Atasi Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus

Dari penjelasan di Kompas banyak pemilik melakukan kesalahan fatal saat mencoba menangani kucing yang tidak mau makan. Kesalahan ini seringkali justru memperburuk kondisi kesehatan anabul. Di antara kesalahan tersebut adalah seperti berikut:

1. Memberikan Obat Manusia

Banyak orang mencoba memberikan obat penurun panas milik manusia kepada kucing yang tak mau makan dan demam tanpa melakukan konsultasi dokter. Padahal, zat kimia dalam obat manusia seringkali bersifat racun mematikan bagi sistem metabolisme tubuh kucing. Dengan demikian, tindakan ini justru bisa merusak organ hati anabul secara permanen dalam waktu singkat.

2. Memaksa Makan dengan Kasar

Memasukkan makanan secara paksa ke mulut kucing yang sedang mual bisa memicu tersedak atau aspirasi paru. Tindakan ini justru akan meningkatkan tingkat stres kucing dan membuatnya semakin ketakutan kepada sang pemilik. Artinya, Anda harus mencari cara yang lebih lembut agar anabul mau menelan makanannya sendiri.

3. Menunda Pemeriksaan Medis

Menunggu kucing sembuh sendiri selama berhari-hari merupakan kesalahan yang sangat sering terjadi di kalangan pemilik. Padahal, keterlambatan penanganan medis selama 24 jam saja bisa berdampak sangat fatal bagi nyawa anabul Anda. Oleh karena itu, segeralah hubungi dokter hewan jika gejala tidak membaik dalam waktu satu hari.

4. Mengabaikan Gejala Dehidrasi

Pemilik terkadang hanya fokus pada makanan dan lupa memastikan asupan cairan kucing tetap terpenuhi dengan baik. Kekurangan air akan merusak fungsi ginjal dengan sangat cepat saat kucing sedang dalam kondisi sangat lemah. Maka dari itu, hidrasi tetap menjadi prioritas utama selain memberikan asupan energi dari makanan.

5. Memberikan Susu Sapi

Memberikan susu sapi kepada kucing yang sakit pencernaan justru akan memperparah kondisi diare atau mual yang dideritanya. Hal ini terjadi karena kebanyakan kucing memiliki tingkat intoleransi laktosa yang cukup tinggi pada sistem ususnya. Dengan kata lain, susu sapi bukanlah solusi tepat untuk menambah energi kucing yang sedang sakit.

Tips Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan dan Tidur Terus

Mengembalikan nafsu makan kucing membutuhkan pendekatan yang sabar serta teknik lembut. Anda harus bisa menciptakan suasana makan yang menyenangkan agar anabul kembali tertarik untuk menyentuh makanannya kembali. 

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan di rumah untuk memancing keinginan makan kucing:

  • Sediakan makanan basah dengan aroma yang sangat kuat dan menggugah selera anabul.
  • Hangatkan makanan basah sebentar agar aromanya keluar lebih tajam sebelum Anda berikan.
  • Berikan suplemen vitamin penambah nafsu makan sesuai dengan dosis anjuran dari dokter hewan.
  • Cobalah menyuapi kucing menggunakan tangan Anda sendiri untuk memberikan rasa aman dan cinta.
  • Bersihkan area hidung kucing dari lendir agar mereka bisa mencium aroma lezat makanan.
  • Gunakan mangkuk makan yang datar agar kumis kucing tidak menyentuh pinggiran wadah tersebut.
  • Tempatkan mangkuk makanan di lokasi yang sunyi dan jauh dari gangguan suara bising.
  • Berikan makanan dalam porsi yang sangat sedikit namun diberikan dengan frekuensi lebih sering.
  • Cobalah mengganti merek makanan dengan tekstur yang berbeda dari kebiasaan makan mereka biasanya.
  • Pastikan kebersihan kotak pasir selalu terjaga agar kucing tidak merasa stres saat akan makan.

Mengetahui penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus hingga lemas atau muntah membantu Anda bertindak lebih waspada. Lakukan cek kesehatan secara rutin di Faunafella untuk memastikan kondisi organ dalam anabul tetap dalam keadaan prima. Manfaatkan juga jasa grooming kucing yang membuatnya merasa lebih rileks dan tenang selama berada di rumah bersama Anda.

Layanan Faunafella

Berikut Layanan Faunafella sebagai Pet Shop Indonesia terbaik dan ternama sejak Tahun 2020 yang sudah membantu menjaga serta merawat Anabul kesayangan.

Picture of Pet Shop Indonesia

Pet Shop Indonesia

Faunafella adalah Pet Shop Indonesia yang melayani Grooming Kucing dan Grooming Anjing. Faunafella juga dikenal sebagai Pet Shop Grooming Indonesia terbaik dan ternama sejak tahun 2020 yang telah membantu menjaga dan merawat Anabul kesayangan.