Cara menghilangkan najis anjing menjadi pengetahuan krusial bagi setiap Muslim, terutama saat Anda tanpa sengaja bersentuhan dengan air liur hewan tersebut di tempat umum. Meskipun Anda tidak memilih untuk mengadopsi hewan peliharaan, risiko terkena najis berat (mughallazah) tetap ada saat berpapasan dengan anjing di jalan atau taman.
Kenapa Cara Menghilangkan Najis Anjing Penting Diketahui?
Menurut artikel dari Liputan6, menjaga kesucian dari najis berat merupakan syarat mutlak agar ibadah shalat kita diterima oleh Allah SWT. Selain itu, Anda perlu mempelajari cara membersihkan najis anjing sesuai fiqih islam agar tidak terjadi was-was atau keraguan setelah terkena kontak fisik.
Berikut adalah alasan mengapa pemahaman ini sangat penting bagi masyarakat umum:
Dalil Penyucian Najis Anjing
Penting bagi kita untuk merujuk pada hadits shahih yang menjadi landasan utama hukum najis mughallazah:
طَهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ بِالتُّرَابِ
“Sucinya bejana salah seorang di antara kalian ketika anjing menjilat di dalamnya adalah dengan mencucinya sebanyak tujuh kali dan yang pertama kali dengan menggunakan tanah.” (HR. Muslim).
Menjaga Keabsahan Shalat Lima Waktu
Kesucian tempat, pakaian, dan badan dari najis anjing menjadi penentu utama sah atau tidaknya ibadah shalat yang Anda kerjakan. Jika ada sisa najis yang tertinggal akibat pembersihan yang salah, maka status kesucian Anda masih dianggap batal secara hukum fiqih.
Mengamalkan Perintah Rasulullah SAW
Penyucian najis berat melalui tujuh kali basuhan merupakan bentuk ketaatan kita terhadap sunnah yang telah Rasulullah ajarkan secara spesifik. Melaksanakan prosedur ini memberikan ketenangan batin karena Anda telah mengikuti standar hukum Islam yang paling akurat.
Mencegah Perpindahan Najis ke Area Lain
Tanpa pengetahuan yang benar, Anda mungkin tanpa sengaja menyebarkan najis ke sofa, karpet, atau lantai rumah saat baru pulang dari luar. Selanjutnya, pembersihan yang tidak tuntas akan membuat area yang sebelumnya suci menjadi ikut tercemar oleh sisa liur yang menempel.
Menjamin Higienitas dari Bakteri Berbahaya
Syariat Islam memerintahkan penggunaan tanah dalam proses penyucian bukan tanpa alasan medis yang kuat di baliknya. Tanah mengandung unsur alami yang mampu menetralkan bakteri tertentu yang terkandung dalam air liur hewan secara efektif.
Dengan demikian, mengikuti aturan agama ini sekaligus melindungi kesehatan Anda dari risiko infeksi kuman yang mungkin terbawa oleh hewan liar.
Kewaspadaan Terhadap Penyakit Hewan
Anda harus tetap berhati-hati karena terkadang anjing yang Anda temui di jalan mungkin mengidap masalah kesehatan tertentu. Mempelajari 10 ciri anjing rabies awal membantu Anda lebih waspada saat harus berinteraksi atau membersihkan sisa kontak dengan hewan tersebut.
Pengetahuan ini sangat berguna untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari potensi bahaya kesehatan yang tidak terduga.
Menghindari Sifat Was-Was dalam Ibadah
Sering kali rasa ragu muncul apakah sebuah benda sudah benar-benar suci atau belum setelah terkena kontak dengan liur anjing. Dengan menguasai teknik penyucian yang benar, Anda bisa memastikan status kesucian benda tersebut secara meyakinkan dan tanpa keraguan sedikit pun.
Cara Menghilangkan Najis Anjing yang Benar
Berdasarkan penjelasan Rumaysho, cara menyucikan najis mughallazah wajib melibatkan tujuh kali basuhan air dan salah satunya menggunakan campuran tanah. Anda bisa mencari alternatif seperti cara menghilangkan najis anjing tanpa tanah jika memang berada dalam kondisi darurat yang sangat menyulitkan.
Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk menyucikan najis tersebut dengan benar:
Membuang Wujud Najis Terlebih Dahulu
Langkah awal yang paling penting adalah memastikan wujud fisik najis, seperti lendir air liur atau kotoran, sudah hilang dari permukaan benda. Anda bisa menggunakan tisu atau kain lap sekali pakai untuk mengangkat kotoran tersebut agar tidak menyebar ke area kulit yang masih bersih.
Pastikan warna dan bau yang mencolok sudah hilang secara kasat mata sebelum Anda memulai proses pembasuhan dengan air.
Menyiapkan Campuran Air dan Tanah
Gunakanlah tanah yang suci, yakni tanah yang tidak tercampur dengan kotoran hewan atau najis lainnya, lalu campurkan dengan sedikit air bersih. Anda harus memastikan tekstur tanah tersebut bisa larut dan menjangkau seluruh pori-pori pakaian atau kulit yang terkena kontak.
Penggunaan tanah ini wajib dilakukan pada salah satu dari tujuh basuhan, namun para ulama sangat menyarankan pada basuhan yang pertama.
Mencuci Area yang Terkena di Kulit
Jika kaki Anda tidak sengaja tersenggol oleh liur anjing di jalan, segeralah mencari sumber air untuk mempraktikkan cara menghilangkan najis anjing di kaki. Guyur area tersebut dengan campuran air tanah secara merata hingga menyentuh seluruh bagian yang Anda curigai terkena najis.
Selanjutnya, bilaslah dengan air bersih yang mengalir sebanyak enam kali lagi untuk menyempurnakan proses penyucian sesuai syariat.
Prosedur Membersihkan Pakaian yang Terinfeksi
Anda tidak boleh mencampur pakaian yang terkena najis dengan cucian biasa di dalam mesin cuci karena bisa menyebarkan najis ke baju lainnya. Terapkan cara menghilangkan najis di pakaian dengan merendam bagian yang kotor di dalam ember berisi air tanah terlebih dahulu.
Setelah basuhan tanah selesai, barulah Anda membilas pakaian tersebut di bawah air mengalir sebanyak enam kali hingga benar-benar bersih dan suci kembali.
Memastikan Air Mengalir dengan Sempurna
Gunakanlah air dalam jumlah yang cukup atau air yang mengalir agar sisa-sisa najis bisa terbuang sepenuhnya dari permukaan benda. Hindari hanya mencelupkan benda ke dalam wadah air yang statis karena dikhawatirkan air tersebut justru menjadi mutanajis (terkena najis).
Air yang mengalir akan membawa kuman dan partikel najis pergi sehingga proses penyucian menjadi lebih efektif dan meyakinkan.
Mengecek Sisa Bau dan Warna
Setelah menyelesaikan tujuh kali basuhan, lakukan pengecekan akhir untuk memastikan tidak ada lagi aroma atau bekas warna yang tertinggal. Jika bau khas hewan masih tercium sangat kuat, Anda sebaiknya menambah frekuensi bilasan hingga benda tersebut benar-benar bersih secara inderawi.
Hal ini merupakan bentuk kehati-hatian agar Anda yakin bahwa pakaian atau anggota tubuh Anda sudah layak digunakan untuk beribadah.
Tips Menghindari Najis Anjing
Berdasarkan informasi dari Detikcom, kewaspadaan di tempat umum merupakan langkah preventif terbaik agar Anda tidak perlu melakukan proses penyucian yang rumit. Selain itu, Anda juga harus memahami bahwa meskipun tidak memilih untuk mengadopsi hewan tersebut, menjaga jarak aman adalah tindakan yang bijak.
Berikut adalah beberapa tips praktis untuk menghindari terkena najis anjing saat Anda beraktivitas di luar rumah:
- Perhatikan lingkungan sekitar saat Anda berjalan di area taman atau kompleks perumahan yang banyak hewan liar.
- Hindari mengenakan pakaian yang terlalu menjuntai hingga menyentuh lantai saat berada di area publik yang ramai.
- Gunakan alas kaki yang tertutup rapat untuk meminimalisir risiko jilatan langsung pada kulit kaki Anda.
- Segera menjauh dengan tenang jika melihat anjing yang menunjukkan perilaku agresif atau terus mendekat ke arah Anda.
- Hindari meletakkan tas atau barang bawaan di atas tanah tanpa alas pelindung di tempat umum.
- Pastikan Anda selalu membawa tisu basah atau cairan antiseptik sebagai langkah pembersihan awal jika terjadi kontak mendadak.
- Jangan memprovokasi anjing liar karena hal tersebut bisa memicu mereka untuk menyerang atau menjilat Anda.
- Pilihlah rute jalan yang bersih dan terhindar dari kotoran hewan saat Anda hendak pergi ke masjid.
- Bersihkan kendaraan Anda secara rutin jika sering terparkir di area yang mudah dijangkau oleh hewan peliharaan tetangga.
- Selalu cuci tangan menggunakan sabun setelah Anda beraktivitas di luar ruangan demi menjaga kebersihan diri secara menyeluruh.
Jika Anda ingin tahu praktik cara menghilangkan najis anjing atau tips menghindarinya secara lebih detail, silakan konsultasi pada tim FaunaFella untuk mendapatkan panduan tambahan yang bermanfaat. Atau, Anda bisa memanfaatkan jasa grooming anjing panggilannya bagi kerabat yang membutuhkan, agar kebersihan hewan tetap terjaga dan Anda pun terhindar dari risiko terkena najis yang tidak disengaja!

