Penyakit Anjing Berak Berdarah: Penyebab dan Obatnya!

Penyakit anjing berak darah sangat berbahaya bagi anabul. Kenali gejala, penyebab, dan obat terbaik untuk menyembuhkannya di sini!
Cara mengatasi penyakit anjing gila harus dilakukan dari awal atas saran dokter jika memungkinkan.

Penyakit anjing berak darah merupakan kondisi darurat medis yang menuntut perhatian cepat dari pemilik agar nyawa anabul kesayangan tetap terselamatkan. Ketika Anda memutuskan untuk mengadopsi seekor anjing, memahami tanda-tanda gangguan pencernaan parah ini adalah bentuk tanggung jawab yang sangat vital.

Gejala Penyakit Anjing Berak Berdarah

Mengenali tanda klinis yang menyertai keluarnya darah pada kotoran anjing membantu Anda menentukan langkah penanganan darurat sebelum membawanya ke klinik. Menurut Hewania, kalau anjing berak darah tanda penyakit apa sering kali terjawab melalui tekstur feses yang cair, berlendir, serta berbau sangat menyengat. 

Anda juga bisa membaca informasi penting mengenai penyakit anjing untuk memperluas wawasan seputar berbagai masalah kesehatan pada hewan. Mari simak rincian gejala klinis yang kerap menyertai kondisi gawat darurat ini pada anabul kesayangan Anda:

Feses Berubah Menjadi Cair dan Berlendir

Kotoran anjing tidak lagi berbentuk padat melainkan menyerupai cairan encer yang bercampur dengan lendir tebal berwarna kemerahan atau kehitaman. Perubahan tekstur ini menandakan adanya peradangan parah pada dinding usus bagian dalam yang mengeluarkan cairan tubuh secara berlebihan. Pemilik harus segera memeriksa kondisi fisik anjing begitu melihat perubahan feses yang drastis ini.

Penurunan Energi Secara Drastis

Anjing kesayangan Anda akan terlihat sangat lemas, tidak bertenaga, dan hanya berbaring lesu di lantai tanpa merespons panggilan Anda. Kehilangan banyak darah dan cairan membuat tekanan darah mereka menurun drastis sehingga tubuh gagal memproduksi energi harian. Kondisi pasif ini menjadi indikator kuat bahwa organ vital anjing sedang mengalami tekanan hebat.

Hilangnya Nafsu Makan dan Minum

Rasa mual yang luar biasa di dalam perut membuat anjing menolak mentah-mentah setiap makanan atau air yang Anda tawarkan di mangkuknya. Penolakan total ini memperparah risiko dehidrasi akut yang mengancam keselamatan jiwa anabul jika tidak segera mendapatkan cairan pengganti. Pemilik wajib waspada jika anjing menunjukkan tanda-tanda keengganan untuk mencerna makanan sama sekali.

Gusi Terlihat Pucat dan Kering

Kekurangan sel darah merah akibat pendarahan internal membuat warna gusi anjing berubah menjadi sangat pucat, putih, atau bahkan kebiruan. Saat Anda menyentuh area gusi tersebut, permukaannya terasa kering dan kehilangan kelembapan normal akibat sirkulasi darah yang memburuk. Tanda fisik ini menuntut tindakan medis secepat kilat dari dokter hewan.

Munculnya Gejala Muntah Berulang

Kondisi saluran pencernaan yang meradang parah sering kali memicu refleks muntah berulang berupa cairan kuning atau busa putih berdarah. Muntah terus-menerus ini mempercepat proses pengurasan tenaga anjing sehingga mereka kehilangan kesadaran dalam waktu singkat. Jangan pernah menunda kunjungan ke klinik jika anjing mengalami muntah disertai berak darah.

Penyakit anjing berak berdarah harus segera dikonsultasikan ke ahlinya.

Penyebab Penyakit Anjing Berak Berdarah

Menemukan sumber pendarahan di dalam saluran pencernaan anjing sangat membantu dokter hewan dalam merumuskan strategi pengobatan yang tepat sasaran. Dari artikel AnjingPedia, infeksi virus mematikan seperti Parvovirus menjadi salah satu pemicu utama kerusakan usus berdarah. 

Anda pun bisa menyimak ulasan terkait zoonosis pada anjing untuk memahami potensi penularan penyakit dari hewan ke manusia di rumah. Berikut adalah lima faktor utama penyebab anjing mengalami berak berdarah yang wajib Anda ketahui:

Infeksi Parvovirus yang Sangat Ganas

Virus Parvo menyerang sel-sel usus secara agresif dan merusak lapisan pelindung pencernaan sehingga pendarahan hebat terjadi pada feses anjing. Penyakit menular ini sangat berbahaya, terutama bagi anak anjing yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap dari dokter hewan. Isolasi ketat dan perawatan intensif mutlak diperlukan untuk menyelamatkan nyawa anabul.

Infeksi Parasit Cacing Gelang atau Cambuk

Keberadaan cacing parasit dalam jumlah banyak di dalam usus dapat melukai dinding mukosa dan memicu keluarnya darah bersama kotoran. Parasit ini merampok nutrisi penting sehingga anjing mengalami anemia berat disertai penurunan berat badan drastis. Pemberian obat cacing secara rutin menjadi benteng pertahanan terbaik untuk mencegah masalah ini.

Tertelan Benda Tajam atau Mainan Asing

Anjing yang hobi mengunyah barang sembarangan secara tidak sengaja menelan serpihan tulang tajam atau mainan plastik keras. Benda asing tersebut menggores atau merobek dinding lambung dan usus halus sehingga memicu pendarahan internal yang cukup serius. Pemilik harus selalu mengawasi benda-benda di sekitar area bermain anabul.

Keracunan Makanan atau Bahan Kimia

Konsumsi makanan basi, tanaman beracun, atau cairan pembersih rumah tangga merusak lapisan mukosa saluran pencernaan secara instan. Reaksi toksik ini menimbulkan peradangan akut yang berujung pada diare berdarah serta muntah hebat secara bersamaan. Segera jauhkan bahan berbahaya dari jangkauan hewan peliharaan Anda di rumah.

Penyakit Peradangan Usus Kronis (IBD)

Gangguan autoimun atau peradangan usus kronis membuat sistem kekebalan tubuh anjing menyerang jaringan pencernaannya sendiri secara keliru. Kondisi ini menyebabkan luka terbuka di sepanjang usus yang memicu pendarahan berulang pada feses dalam jangka panjang. Penanganan medis khusus jangka panjang sangat diperlukan untuk mengontrol gejala penyakit ini.

Mengetahui gejala dan penyebab penyakit anjing berak berdarah sejak dini sangat penting untuk pengobatannya.

Obat Penyakit Anjing Berak Berdarah

Memilih jalur pengobatan yang tepat dan cepat memberikan peluang kesembuhan yang jauh lebih besar bagi anabul yang sedang berjuang melawan penyakit. Berdasarkan Halodoc, pemberian obat penyakit anjing berak darah harus berada di bawah pengawasan ketat dokter hewan.

Anda juga bisa membaca artikel 7 penyakit anjing yang menular ke manusia, waspada! guna meningkatkan kewaspadaan kesehatan keluarga di rumah. Berikut adalah lima jenis penanganan medis dan obat yang biasa dipakai untuk mengatasi kondisi ini:

Terapi Infus Cairan Elektrolit Intensif

Penggantian cairan tubuh yang hilang akibat diare dan muntah berdarah dilakukan melalui pemasangan selang infus langsung ke pembuluh darah anjing. Terapi ini memulihkan tekanan darah dan mencegah terjadinya kegagalan fungsi organ vital akibat dehidrasi berat. Proses rehidrasi medis ini wajib berlangsung di klinik hewan terpercaya.

Pemberian Antibiotik Spektrum Luas

Dokter hewan meresepkan antibiotik khusus untuk melawan infeksi sekunder akibat bakteri jahat yang menyerang dinding usus yang terluka. Penggunaan antibiotik ini harus habis sesuai jadwal agar kuman benar-benar mati dan tidak kebal terhadap obat. Kesehatan saluran cerna anjing akan berangsur pulih seiring berjalannya waktu pengobatan.

Obat Anti Muntah dan Pelindung Lambung

Injeksi obat anti mual diberikan untuk menghentikan refleks muntah agar perut anjing merasa jauh lebih nyaman dan tenang. Selain itu, cairan pelindung lambung bekerja melapisi dinding saluran cerna dari asam lambung yang memperparah luka pendarahan. Pemberian obat ini membantu anjing agar tidak merasa kesakitan setiap kali bernapas atau bergerak.

Suplemen Zat Besi dan Vitamin Darah

Anjing yang kehilangan banyak darah akibat berak berdarah memerlukan suntikan zat besi atau vitamin penambah darah untuk mengatasi anemia. Suplemen ini merangsang sumsum tulang belakang agar segera memproduksi sel darah merah baru secara cepat. Kondisi fisik anabul akan kembali bersemangat setelah kadar darahnya normal kembali.

Diet Makanan Lunak Khusus Medis

Setelah pendarahan berhenti, dokter menyarankan peralihan jenis makanan ke pakan basah khusus medis yang sangat lembut dan mudah dicerna usus. Pakan khusus ini tidak membebani kerja organ pencernaan yang sedang dalam tahap pemulihan pasca sakit parah. Pemilik harus mematuhi takaran dan jenis diet yang dianjurkan secara disiplin.

Mengetahui gejala, penyebab, dan obat anjing tidak mau makan dengan benar sangat membantu Anda menyelamatkan nyawa anabul kesayangan dari risiko bahaya yang lebih besar. Penanganan darurat yang cepat dan tepat sasaran menjamin anjing kembali bugar serta sehat di rumah. Untuk layanan konsultasi atau perawatan anabul, hubungi Faunafella sekarang.

Layanan Faunafella

Berikut Layanan Faunafella sebagai Pet Shop Indonesia terbaik dan ternama sejak Tahun 2020 yang sudah membantu menjaga serta merawat Anabul kesayangan.

Picture of Pet Shop Indonesia

Pet Shop Indonesia

Faunafella adalah Pet Shop Indonesia yang melayani Grooming Kucing dan Grooming Anjing. Faunafella juga dikenal sebagai Pet Shop Grooming Indonesia terbaik dan ternama sejak tahun 2020 yang telah membantu menjaga dan merawat Anabul kesayangan.