Penyakit Anjing Gila: Gejala, Penyebab dan Obatnya!

Penyakit anjing gila menyerang sistem saraf dan sangat mematikan. Kenali gejala awal, penyebab, serta pencegahannya demi melindungi anabul kesayangan Anda.
Penyakit anjing gila, gejala penyabab dan obatnya.

Penyakit anjing gila merupakan infeksi virus mematikan yang menyerang sistem saraf pusat hewan mamalia, termasuk peliharaan kesayangan Anda. Ketika virus ini sudah masuk ke dalam tubuh, dampaknya bisa sangat fatal dan merusak perilaku anjing secara drastis. 

Oleh sebab itu, setiap pemilik hewan wajib memahami tanda-tanda awal serta tindakan darurat yang harus mereka lakukan. Mari kita bahas secara mendalam mengenai ancaman serius ini agar keselamatan keluarga dan anabul tetap terjaga dengan baik.

Gejala Penyakit Anjing Gila

Pemilik anabul harus selalu waspada terhadap perubahan perilaku sekecil apa pun yang terjadi pada hewan peliharaan mereka. Menurut ulasan medis dari Halodoc, infeksi ini akan memicu kerusakan parah pada otak yang memengaruhi seluruh kendali tubuh. Akibatnya, anjing akan menunjukkan perubahan sifat yang sangat ekstrem dari kondisi normal biasanya. 

Berikut adalah ciri khas dari penyakit anjing gila rabies yang wajib Anda kenali sedini mungkin:

Perubahan Perilaku yang Sangat Drastis

Anjing yang biasanya ramah dan tenang tiba-tiba bisa berubah menjadi sangat agresif serta suka menyerang tanpa sebab. Sebaliknya, anjing yang awalnya aktif justru akan menjadi penyendiri dan bersembunyi di tempat yang gelap. Perubahan psikologis yang kontras ini menandakan bahwa virus mulai merusak fungsi otak mereka.

Ketakutan yang Berlebihan Terhadap Air (Hidrofobia)

Tanda klinis yang paling mencolok adalah munculnya rasa takut yang luar biasa saat melihat atau mendengar suara air. Meskipun mereka merasa sangat haus, anjing akan menolak untuk minum karena tenggorokan mereka mengalami kejang yang hebat. Kondisi hidrofobia ini menjadi indikator kuat bahwa infeksi sudah memasuki fase yang cukup parah.

Air Liur yang Keluar Secara Berlebihan

Kerusakan pada saraf menelan menyebabkan cairan liur anjing akan terus menetes secara tidak terkendali dari mulut mereka. Busanya sering kali terlihat menumpuk di sekitar bibir karena anjing tidak mampu lagi menelan ludahnya sendiri. Hal ini tentu memicu risiko penularan yang sangat tinggi melalui droplet atau kontak langsung.

Demam Tinggi dan Tubuh Gemetar

Pada fase prodromal atau tahap awal, suhu tubuh anjing akan melonjak naik dengan sangat cepat akibat peradangan organ dalam. Kondisi ini biasanya disertai dengan tubuh yang sering gemetar, otot berkedut, serta lemas yang hebat. 

Selain infeksi virus saraf, Anda juga bisa mempelajari jenis penyakit kulit anjing menular ke manusia agar bisa melakukan antisipasi kesehatan lainnya.

Kelumpuhan Otot Rahang dan Kaki

Saat infeksi sudah mencapai fase akhir, sistem motorik anjing akan mengalami kelumpuhan total secara bertahap. Rahang bawah mereka biasanya akan tergantung kaku sehingga mulut tidak bisa menutup dengan sempurna lagi. Akibatnya, anjing akan kehilangan kemampuan berjalan hingga akhirnya mengalami kelumpuhan total pada seluruh tubuhnya.

Penyakit anjing gila bisa sangat berbahaya dan anabul perlu diisolasi selama pengobatan.

Penyebab Penyakit Anjing Gila

Mengenal asal-usul penyebaran virus ini akan membantu kita dalam memutus mata rantai penularan di lingkungan rumah. Dari artikel yang diterbitkan oleh Hello Sehat, penyakit anjing gila disebabkan oleh serangan Lyssavirus dari famili Rhabdoviridae.

Mikroorganisme ini bersembunyi di dalam kelenjar liur hewan yang sakit dan siap berpindah melalui beberapa faktor berikut:

Gigitan dari Hewan yang Terinfeksi

Jalur utama penularan virus ini terjadi ketika air liur hewan yang sakit masuk melalui luka gigitan terbuka. Virus akan langsung bergerak menyusuri jaringan saraf tepi menuju sumsum tulang belakang dan otak. Oleh karena itu, hindari membiarkan anjing Anda berkeliaran di luar tanpa pengawasan ketat.

Air Liur yang Mengenai Luka Terbuka

Penularan ternyata tidak hanya terjadi melalui gigitan yang dalam saja, melainkan juga lewat jilatan hewan. Jika air liur yang mengandung virus mengenai kulit yang sedang tergores atau luka kecil, infeksi bisa langsung terjadi. 

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, pastikan Anda segera menghubungi dokter hewan 24 jam terdekat guna mendapatkan penanganan medis yang cepat.

Kontak dengan Mukosa Mata dan Mulut

Cairan liur yang tidak sengaja tepercik ke area sensitif seperti mata atau hidung juga bisa menjadi rute masuk virus. Memang kasus ini cukup jarang terjadi, namun potensi risikonya tetap ada dan sangat berbahaya bagi keselamatan. Oleh sebab itu, selalu gunakan alat pelindung diri saat menolong hewan yang sedang sakit sakitan.

Proses Adopsi Tanpa Riwayat Medis Jelas

Ketika Anda memutuskan untuk mengadopsi anjing baru dari jalanan atau tempat penampungan liar, risiko membawa virus sangatlah besar. Tanpa adanya dokumen kesehatan yang valid, Anda tidak akan pernah tahu apakah anjing tersebut sudah terpapar atau belum. 

Maka dari itu, lakukanlah karantina mandiri terlebih dahulu demi keamanan seluruh penghuni rumah.

Tidak Pernah Mendapatkan Suntikan Vaksin

Kelalaian pemilik dalam memberikan proteksi imun menjadi alasan utama mengapa virus ini mudah menyebar luas. Tubuh anjing yang tidak divaksin sama sekali tidak memiliki antibodi untuk melawan infeksi berbahaya ini. Untuk mencegah dampak buruk, Anda perlu memahami alasan kenapa anjing rabies mati setelah digigit agar lebih waspada.

Lakukan pengobatan dan pencegahan penyakit anjing gila agar anabul kembali pulih.

Cara Mengobati Penyakit Anjing Gila

Berdasarkan penjelasan ilmiah dari Alodokter, hingga saat ini belum ada obat medis yang efektif untuk menyembuhkan anjing jika gejala klinisnya sudah telanjur muncul. Namun demikian, langkah penanganan yang cepat dan pemberian imunisasi yang tepat sebelum gejala timbul terbukti sangat ampuh untuk menyelamatkan nyawa.

Berikut adalah 10 langkah krusial serta tindakan pencegahan yang wajib Anda lakukan:

  • Pencucian Luka Segera: Basuhlah luka bekas gigitan hewan dengan air mengalir dan sabun selama minimal 15 menit untuk mematikan sisa kuman.
  • Pemberian Antiseptik: Oleskan cairan alkohol 70% atau cairan iodin pada luka setelah Anda selesai mencucinya hingga bersih.
  • Pemberian Serum Anti Rabies (SAR): Dokter akan menyuntikkan serum di sekitar luka untuk memberikan antibodi instan yang siap menghancurkan partikel virus.
  • Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR): Suntikan vaksin ini wajib Anda berikan dalam beberapa dosis secara berkala demi merangsang sistem kekebalan tubuh.
  • Pemberian Jadwal Imunisasi Rutin: Pastikan Anda selalu menaati jadwal vaksin anjing yang sudah ditentukan oleh dokter hewan langganan Anda.
  • Pahami Klasifikasi Jenis Vaksin: Mintalah dokter untuk memberikan jenis vaksin anjing yang sesuai dengan usia dan kebutuhan proteksi tubuh anabul.
  • Siapkan Anggaran Medis Sejak Awal: Anda bisa mulai menabung dan memperkirakan dana dengan mencari informasi mengenai biaya vaksinasi anjing.
  • Lakukan Vaksinasi Dasar untuk Anak Anjing: Jangan menunda pemberian kekebalan ini dan segera cek rincian biaya vaksin anjing pertama untuk anabul kecil Anda.
  • Karantina Hewan yang Mencurigakan: Isolasi anjing yang menunjukkan gejala aneh selama 10 hingga 14 hari guna memantau perkembangan kesehatannya.
  • Terapkan Panduan Perawatan dari Tips Kesihatan: Gunakan referensi medis dari Tips Kesihatan tentang anjing rabies untuk melakukan langkah penanganan darurat yang aman dan tepat.

kuis 7 perawatan penting biar bulu anabul sehat dan wangi.

Memahami seluk-beluk penyakit anjing gila dengan baik akan membantu Anda mendeteksi bahaya lebih awal dan melindungi keluarga secara maksimal. Oleh sebab itu, segeralah berkonsultasi dengan dokter hewan jika anabul kesayangan Anda mengalami kontak dengan hewan liar yang mencurigakan. 

Setelah tahu gejala, penyebab dan pengobatan penyakit anjing gila jangan lupa untuk jaga kebersihan dan kesehatan anjing. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan anabul dari bakteri dan virus, manfaatkan jasa grooming anjing rutin di Faunafella ya!

Layanan Faunafella

Berikut Layanan Faunafella sebagai Pet Shop Indonesia terbaik dan ternama sejak Tahun 2020 yang sudah membantu menjaga serta merawat Anabul kesayangan.

Picture of Pet Shop Indonesia

Pet Shop Indonesia

Faunafella adalah Pet Shop Indonesia yang melayani Grooming Kucing dan Grooming Anjing. Faunafella juga dikenal sebagai Pet Shop Grooming Indonesia terbaik dan ternama sejak tahun 2020 yang telah membantu menjaga dan merawat Anabul kesayangan.