Waspada! 10 Tanda Kucing Mau Melahirkan yang Berbahaya

Tanda kucing mau melahirkan perlu Anda waspadai sejak dini. Simak 10 gejala berbahaya dan cara penanganan darurat agar induk serta anak selamat di sini.
Kucing yang siap melahirkan. Waspada berbagai tanda kucing mau melahirkan yang berbahaya.

FaunaFella | Waspada! 10 Tanda Kucing Mau Melahirkan yang Berbahaya– Tanda kucing mau melahirkan biasanya terlihat alami, tetapi komplikasi medis bisa terjadi kapan saja tanpa peringatan. Pemilik kucing seringkali luput menyadari gejala bahaya yang sebenarnya sedang mengancam nyawa induk dan bayinya. Anda harus memahami perbedaan antara proses persalinan normal dan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan.

Tanda Kucing Mau Melahirkan Normal

Sebelum membahas bahaya, Anda perlu mengenali ciri-ciri persalinan kucing yang sehat agar tidak panik berlebihan. Berdasarkan Halodoc, proses persalinan alami biasanya diawali dengan perubahan perilaku fisik dan mental yang jelas. Berikut adalah fase normal yang akan kucing Anda alami sesaat sebelum melahirkan:

Mencari Tempat Tersembunyi (Nesting)

Kucing akan mulai gelisah mencari tempat yang gelap, hangat, dan sepi seperti lemari atau kolong tempat tidur. Perilaku ini menunjukkan insting alamiah mereka untuk melindungi bayi dari predator atau gangguan luar. Anda sebaiknya menyiapkan kardus atau keranjang nyaman di lokasi yang mereka pilih tersebut.

Penurunan Suhu Tubuh

Anda bisa mendeteksi penurunan suhu tubuh induk kucing hamil dan siap melahirkan sekitar 12 hingga 24 jam sebelum persalinan dimulai. Suhu rektal normal kucing biasanya berkisar 38°C, namun akan turun menjadi sekitar 37°C saat mendekati waktu lahir. Pengecekan rutin menggunakan termometer dapat membantu Anda memprediksi waktu kelahiran dengan akurat.

Penurunan Nafsu Makan

Induk kucing seringkali menolak makan atau kehilangan selera makannya secara total sekitar 24 jam sebelum melahirkan. Tekanan dari rahim yang membesar menekan lambung sehingga membuat mereka merasa tidak nyaman untuk menelan makanan. Namun, pastikan Anda tetap menyediakan air minum segar agar mereka tidak dehidrasi.

Perilaku Lebih Manja atau Menyendiri

Beberapa kucing akan menjadi sangat manja dan terus meminta pemiliknya untuk mengelus atau menemani mereka. Sebaliknya, ada pula kucing yang justru menjadi galak dan memilih menyendiri total agar tidak ada yang mengganggu. Anda harus menghormati perubahan suasana hati ini dengan memberikan ruang yang mereka butuhkan.

Jilatan Berlebih pada Area Genital

Kucing akan menjilati area vulva atau kemaluannya secara intensif untuk membersihkan diri dan merangsang pembukaan jalan lahir. Tindakan higienis ini juga berfungsi membersihkan lendir awal yang keluar sebagai pelumas alami. Anda akan melihat area tersebut menjadi lebih basah dan sedikit membengkak dari biasanya.

Kucing yang manja ke pemiliknya. Di antara tanda kucing mau melahirkan adalah dia akan lebih manja ke pemiliknya.

10 Tanda Kucing Mau Melahirkan yang Berbahaya

Sayangnya, tidak semua proses kelahiran berjalan mulus dan Anda harus siap siaga menghadapi risiko distosia atau kesulitan melahirkan. Menurut Pawly Clinic, pemilik harus segera mencari bantuan medis jika proses persalinan menunjukkan gejala abnormal yang menyakitkan. Simak sepuluh tanda bahaya berikut yang tidak boleh Anda abaikan:

Pendarahan Berlebihan

Kondisi tanda kucing mau melahirkan keluar darah segar dalam jumlah banyak sangatlah tidak normal dan berbahaya. Pendarahan hebat ini bisa menandakan adanya robekan pada rahim atau masalah serius pada plasenta. Anda harus segera membawa induk ke dokter hewan karena risiko kematian akibat kehilangan darah sangat tinggi.

Cairan Berbau Busuk

Keluarnya cairan lendir atau nanah yang berbau busuk dari jalan lahir mengindikasikan adanya infeksi rahim yang parah. Cairan normal seharusnya bening atau sedikit kemerahan tanpa aroma yang menyengat hidung. Bau busuk ini seringkali menandakan bahwa janin di dalam kandungan sudah mati dan mulai membusuk.

Kontraksi Terlalu Lama Tanpa Hasil

Anda perlu waspada jika induk kucing ras atau kampung mengalami kontraksi kuat selama lebih dari 1 hingga 2 jam namun tidak ada anak yang keluar. Kondisi ini menunjukkan adanya sumbatan di jalan lahir atau posisi bayi yang sungsang. Otot rahim yang kelelahan bisa berhenti bekerja jika Anda membiarkannya terlalu lama.

Kucing Tampak Sangat Lemah atau Tidak Responsif

Kehilangan energi secara ekstrem hingga kucing tidak merespons panggilan merupakan tanda syok atau kelelahan akut. Induk kucing mungkin sudah kehabisan tenaga untuk mengejan dan membutuhkan bantuan infus atau operasi caesar. Situasi ini sangat kritis dan membutuhkan penanganan dokter hewan secepat mungkin.

Demam Tinggi

Suhu tubuh yang melonjak drastis di atas 39,5°C menunjukkan bahwa tubuh induk sedang melawan infeksi serius. Demam ini bisa membahayakan nyawa janin yang masih berada di dalam kandungan karena kepanasan (overheat). Selain itu, demam tinggi seringkali disertai dengan gejala menggigil dan napas yang memburu.

Kucing demam saat mau melahirkan. Tanda kucing mau melahirkan yang berbahaya adalah kucing demam tinggi.

Anak Kucing Macet di Jalan Lahir

Terkadang Anda bisa melihat kepala atau kaki anak kucing yang sudah keluar namun tersangkut dan tidak bisa maju lagi. Kondisi ini sangat menyakitkan bagi induk dan bisa mencekik aliran oksigen ke bayi kucing tersebut. Jangan menarik paksa anak kucing tersebut karena bisa menyebabkan cedera fatal pada keduanya.

Mengeong Kesakitan Terus-menerus

Meskipun mengeong saat melahirkan adalah wajar, suara teriakkan yang terus-menerus dan melengking menandakan rasa sakit abnormal. Suara ini adalah sinyal SOS dari induk bahwa ada sesuatu yang salah di dalam tubuhnya. Anda harus peka membedakan antara suara mengejan biasa dengan suara kesakitan yang ekstrem.

Tidak Ada Tanda Kehidupan pada Anak

Jika anak kucing lahir namun diam saja, tidak bergerak, dan tidak bernapas, maka ini adalah kondisi darurat neonatal. Anda harus segera membersihkan selaput lendir dari hidung dan mulutnya serta menggosok tubuhnya agar bernapas. Namun, jika tetap tidak ada respons, kemungkinan besar bayi tersebut lahir mati (stillborn).

Induk Berhenti Mengejan Meski Masih Ada Anak di Dalam

Kondisi ini disebut inersia uteri, di mana rahim berhenti berkontraksi padahal proses kelahiran belum selesai. Anda bisa meraba perut induk dan merasakan masih ada benjolan janin yang tertinggal di dalamnya. Induk yang kelelahan membutuhkan suntikan hormon oksitosin atau operasi untuk mengeluarkan sisa anak.

Perut Induk Tetap Besar Setelah Lama Melahirkan

Jika proses kelahiran sudah berhenti lama namun perut induk masih terlihat sangat besar dan keras, waspadalah. Hal ini bisa menandakan adanya janin yang mati tertinggal di dalam, penumpukan gas, atau pendarahan internal. Anda harus segera melakukan USG atau Rontgen untuk memastikan kondisi rahim bersih.

Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Pengetahuan dasar di atas sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa hewan kesayangan Anda tepat waktu. Jika Anda menemukan apa tanda kucing mau melahirkan yang mengarah pada bahaya, segera lakukan langkah darurat berikut:

  • Hubungi dokter hewan atau klinik hewan 24 jam terdekat segera.
  • Siapkan keranjang transportasi yang nyaman dan beralas kain bersih.
  • Angkat tubuh induk kucing dengan sangat hati-hati ke dalam keranjang.
  • Jangan menekan perut induk kucing yang sedang kesakitan.
  • Bersihkan cairan yang menghalangi hidung induk agar lancar bernapas.
  • Catat waktu dan durasi kontraksi sebagai informasi bagi dokter.
  • Bawa serta anak kucing yang sudah lahir agar tetap hangat.
  • Jaga suhu kendaraan agar tetap hangat selama perjalanan ke klinik.
  • Jangan berikan makanan atau obat apapun tanpa instruksi dokter.
  • Tetap tenang agar induk kucing tidak semakin stres dan panik.

Mengenali tanda kucing mau melahirkan yang berbahaya sangatlah vital bagi keselamatan nyawa anabul dan keturunannya. Untuk itu, pantau kehamilan sejak dini. Anda bisa berkonsultasi dengan tim Faunafella untuk pemantauan kesehatan kucing hamil. Ini termasuk layanan perawatan grooming kucing hamil untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya agar siap menghadapi persalinan.

Layanan Faunafella

Berikut Layanan Faunafella sebagai Pet Shop Indonesia terbaik dan ternama sejak Tahun 2020 yang sudah membantu menjaga serta merawat Anabul kesayangan.

Picture of Pet Shop Indonesia

Pet Shop Indonesia

Faunafella adalah Pet Shop Indonesia yang melayani Grooming Kucing dan Grooming Anjing. Faunafella juga dikenal sebagai Pet Shop Grooming Indonesia terbaik dan ternama sejak tahun 2020 yang telah membantu menjaga dan merawat Anabul kesayangan.